Your One-Stop Choice for a Skin Treatment Solution

Haaalo Teman DRYD,

Di rubrik (aelah, rubriiik…) Must-try kali ini, saya mau memperkenalkan satu produk skin treatment yang oke punya. Beklah, langsung aja saya perkenalkaaan… Serum Klinik DRYD!!!

Yah, kok malah jualan, Dok?

Ya gapapa dooong, sekali-kali ah promoin diri sendiri. Kan siapa tau produknya berguna bagi nusa dan bangsa dan turut memperkaya pilihan solusi kulit glowing se-Indonesia.

Serum ini saya ramu (kok kayak penyihir ya, jadinya?) sendiri dengan tangan saya menggunakan bahan-bahan natural yang saaangat bermanfaat dalam memberikan hasil paripurna setelah digunakan. Taaapiii, saya ga bosen-bosen, ga cape-cape ngingetin pemirsa nih, sebagus apa pun produk kalo penggunaannya ga rutin dan ga konsisten ya percumaaa.

Kenapa saya merekomendasikan ini? Pertama, karena ini racikan sendiri, saya bisa kontrol langsung produksinya, takarannya, keasliannya, gitu-gitu. Kedua, bahannya alami semua jadi aman banget buat penggunaan harian. Ketiga, ini ga pake pengawet, kulit jadi ga kepapar bahan kimia berlebihan. Keempat, teruji secara klinis, jadinya bukan kaleng-kaleng yaaa.

Penggunaannya juga simpel. Boleh dipake pagi ato malem sehabis cuci muka dan pake toner. Ratakan di seluruh wajah dan tepuk-tepuk ringan pake jari ato telapak tangan sampe menyerap ke kulit seluruhnya. Serumnya berfungsi tripel: mencerahkan kulit, meratakan warna kulit, dan memudarkan noda hitam dan bekas jerawat juga. Semua manfaat ini dihasilkan dari kombinasi bahan alami serum.

Ada niacinamide di kandungannya. Zat ini bisa mengatasi jerawat, memudarkan noda pada kulit, membuat kulit lembap, berperan dalam pengendalian produksi minyak, mengurangi kerutan dan garis-garis halus, memperkuat sistem imun kulit, dan mengatasi hiperpigmentasi.

Ada almond juga di dalam serum ini. Beberapa manfaat almond oil adalah membantu mengatasi kantung mata, memperbaiki warna kulit yang tidak rata, mengatasi kulit kering, menghilangkan jerawat, memperbaiki kerusakan akibat terpapar sinar matahari, memudarkan bekas luka, dan membantu memperhalus kulit. Minyak almond juga mengandung vitamin dan kaya akan mineral.

Ada tranexamic acid sebagai elemen pelengkapnya. Kegunaan tranexamic acid untuk kulit adalah membantu mengurangi peradangan, menghambat pembentukan tirosinase (enzim yang memicu pembentukan melanin) dalam melanosit dan menghentikan alur pigmen dari melanosit ke epidermis, menenangkan kulit, den mengembalikan fungsi barrier pada kulit. Tranexamic acid aman digunakan secara topikal dan mampu menurunkan tingkat sensitivitas kulit terhadap sinar UV.

Dengan segudang manfaat kaya gini, it’s definitely a must-try for me, indeed.

P.S. Kalo mau tanya-tanya lebih lanjut ato kalo berminat, silakan langsung kontak admin klinik DRYD, yaaa. Selamat mencobaaa!

Lima Holy Grail Ingredients Versi Dinuth

Hai Teman DRYD,

Pada ngeh ga, sama yang namanya holy grail? Kalo dalam Bahasa Inggris, “holy grail” itu adalah idiom, semacam majas yang artinya merujuk pada suatu hal yang paling diinginkan oleh semua orang. Kadang-kadang, istilah ini juga memiliki konotasi suatu hal yang banyak dicari oleh semua orang tapi sangat sulit untuk didapatkan. Tapi kita ga lagi mau bicara soal istilah ini dan definisi persisnya apa, kok.

Fokus topik bahasan kita kali ini adalah bahan-bahan yang biasanya digunakan dalam produk-produk skin care. Kenapa disebut bahan-bahan holy grail? Karena semuanya punya khasiat yang mujarab jadi pasti selalu dimasukkan ke dalam produk, ga boleh engga. Wajib. Kudu. Kayak, kalo sebuah produk ga menyertakan bahan-bahan holy grail ini, ga bisa deh dibilang komplit, apalagi efektif untuk perawatan.

Saking lazim bahan-bahan yang dimaksud, Teman-teman pasti seenggaknya pernah baca dari daftar komposisi sebuah produk, deh. Yuk, daripada lama-lama, langsung bahas ya.

Retinol

Sebagai salah satu anggota kelompok vitamin A, retinol juga disebut dengan nama vitamin A1-alkohol. Retinol bisa ditemukan secara alami dalam makanan dan penggunaannya biasanya berkaitan dengan penanganan kondisi kekurangan vitamin A seperti xerophthalmia. Dalam kaitannya dengan produk skin care, retinol bekerja dengan cara meningkatkan produksi kolagen dalam badan dan mengenyalkan kulit. Retinol juga bisa memperbaiki warna kulit dan mengurangi bercak-bercak pada permukaan kulit. Penggunaan produk berbasis retinol bisa menyebabkan lapisan kulit atas mengering dan bersisik. Oleh karena itu, penggunaan produk tipe ini sebaiknya dilakukan pada malam hari kemudian diikuti dengan pengaplikasian pelembap dan tabir surya di pagi harinya. Retinol dapat mengurangi tampilan kerut pada kulit, meningkatkan ketebalan dan elastisitas kulit, menunda penguraian kolagen (yang sejatinya menjaga kekencangan kulit), dan mencerahkan bercak kecoklatan akibat paparan matahari. Retinol pertama kali muncul pada awal dekade 70an dan dipasarkan sebagai obat jerawat.

Cara kerja retinol bertumpu pada kemampuannya untuk merangsang sel-sel kulit di permukaan untuk luruh lebih cepat yang kemudian digantikan oleh sel-sel kulit baru yang tumbuh di bagian bawah. Klaim bahwa retinol menipiskan kulit adalah tidak benar. Emang sih, pada minggu-minggu pertama penggunaan, retinol akan mengakibatkan pengelupasan kulit dan membuat kulit kemerahan. Tapi sebetulnya retinol justru mempertebal kulit. Retinol juga bisa mengikis lapisan bercak kecoklatan dan menghambat pembetukan melanin.

Struktur kimia retinol

Hyaluronic Acid (HA)

Secara alami, hyaluronic acid dapat ditemukan di dalam tubuh manusia dengan konsentrasi paling tinggi terdapat di mata dan persendian. HA diklaim sebagai obat antipenuaan tapi klaim ini sebetulnya tidak sepenuhnya benar. Menyebut HA sebagai sumber hidrasi kulit adalah lebih akurat. HA memiliki struktur molekul makro, yang berarti molekul HA berukuran terlalu besar untuk bisa diserap oleh kulit secara efektif. Khasiat HA terdapat pada kemampuannya untuk menjaga tingkat hidrasi kulit. Sifat HA adalah humectant, artinya HA mengikat air di dalam strukturnya sendiri dan ini akan menyebabkan kulit bisa menahan air lebih lama. Ketika HA diaplikasikan, zat ini akan menarik kelembapan dari lapisan dalam kulit sehingga lapisan atasnya bisa terhidrasi. Jika kita sedang berada di area dengan kelembapan tinggi, HA pun bisa menarik molekul air di udara ke kulit kita. HA mungkin ga bisa menghapus garis-garis halus dan kerutan pada kulit tapi kelembapan ekstra yang HA berikan bisa membantu menjaga kekenyalan kulit, yang akhirnya membuat kulit terlihat lebih halus. Garis-garis halus di sekitar mata dan bibir biasanya juga disebabkan oleh dehidrasi jadi penggunaan HA akan membantu membuat kulit tidak terlalu berkerut. HA pun bekerja baik untuk segala macam tipe kulit. Zat ini bisa meningkatkan kelembapan kulit tanpa menambah jumlah kandungan minyak. Beberapa penelitian juga menunjukkan bahwa HA memiliki kemampuan antioksidan dan antiradang. HA membantu mempercepat regenerasi penyembuhan kulit.

Pengaplikasian serum hyaluronic acid.

Alpha Hydroxy Acids dan Beta Hydroxy Acids

Alpha dan Beta Hydroxy Acids, atau AHA/BHA, merupakan dua asam hidroksi yang membantu mengeksfoliasi kulit, yang berarti keduanya bisa digunakan untuk membuang lapisan sel kulit mati.

Zat-zat yang termasuk AHA adalah:

  1. Glycolic Acid, diturunkan dari gula tebu, memiliki kemampuan antimikroba,
  2. Malic acid, diturunkan dari apel,
  3. Lactic acid, diturunkan dari laktosa,
  4. Tartaric acid, diturunkan dari ekstrak buah anggur,
  5. Mandelic acid, diturunkan dari ekstrak almon,
  6. Citric acid, diturunkan dari buah sitrus.

AHA biasanya ditambahkan ke dalam produk untuk membantu menyeimbangkan keasaman kulit dan mencerahkan bercak kulit.

Zat-zat yang termasuk BHA adalah:

  1. Asam salisilat, lazim digunakan untuk mengatasi jerawat,
  2. Beberapa formula asam sitrat juga masuk dalam kategori BHA dan berperan dalam mengangkat sel kulit mati dan menekan produksi minyak,

Fungsi AHA dan BHA meliputi:

  1. Menanggulangi radang yang menyertai jerawat atau rosacea,
  2. Membantu membuat warna kulit lebih rata,
  3. Mengendalikan tampilan pembesaran pori-pori dan mengatasi kerutan,
  4. Mencegah jerawat dengan membuka pori-pori,
  5. Mengangkat sel kulit mati,
  6. Merestrukturisasi tekstur kulit,

AHA/BHA ampuh mengikis sel kulit mati.

Niacinamide

Dikenal juga dengan nama nicotinamide atau vitamin B3, niacinamide adalah zat yang gampang larut dalam air dan dapat mengurangi pembesaran pori-pori, mengencangkan pori-pori, meratakan warna kulit, menghaluskan garis-garis wajah dan kerutan, mengurangi kekusaman, dan mengencangkan permukaan kulit yang kendor. Vitamin ini juga bisa mengurangi dampak kerusakan dari faktor eksternal dengan cara memperbaiki pertahanan alami kulit terhadap lingkungan luar. Manfaat lain niacinamide adalah memperbarui dan mengembalikan kelembapan dan hidrasi kulit dengan cara merangsang produksi ceramide—zat yang berfungsi menjaga kekencangan kulit.

Struktur kimia niacinamide.

Vitamin C

Pertama kali ditemukan tahun 1912, vitamin c diisolasi tahun 1928 dan merupakan jenis vitamin pertama yang diproduksi secara kimiawi di tahun 1933. Vitamin ini dikenal luas karena kemampuannya dalam membantu tubuh memerangi radikal bebas. Karena kemampuannya ini, vitamin C bisa mempercepat proses regenerasi kulit. Tapi kemampuan antioksidan bukan satu-satunya potensi yang dimiliki vitamin C. karena sifatnya yang sangat asam, vitamin C bisa digunakan secara topikal untuk memicu kulit menyembuhkan diri dengan cara mempercepat produksi kolagen dan elastin—dua serat protein yang secara alami bisa membantu menjaga kulit tetap kenyal dan kencang. Vitamin C juga mampu membatasi pembentukan melanin pada kulit.

Jeruk adalah salah satu sumber vitamin C.

Skincare dan Kombinasi yang Tepat

Yang perlu diingat di sini adalah harga mahal bukanlah sebuah jaminan untuk efektivitas suatu produk. Kita harus proaktif dalam memperhatikan dan mempelajari bahan-bahan aktif dalam sebuah produk, yang artinya kitalah yang harusnya menjadi yang paling tahu tentang apa yang dibutuhkan oleh kulit kita sendiri. Ada beberapa bahan yang sebaiknya tidak dikombinasikan pada saat pengaplikasian karena akan membuat efektivitas masing-masing bahan menurun secara signifikan. Efeknya bisa menyebabkan kulit bruntusan. Ini kemudian diartikan oleh customer produk tersebut tidak cocok dengan kulitnya padahal sebetulnya kombinasi bahan-bahan tersebutlah yang menyebabkan gangguan. Produk yang tersedia di pasaran pasti sudah melalui dan lolos proses uji jadi tidak mungkin produsen salah menggabungkan ingredients yang ada. Customer sendirilah yang kemudian salah mengkombinasikan unsur-unsur yang ada dikarenakan ketidakpahaman mengenai semua bahan yang disertakan.

Nah, yuk, kita liat kombinasi apa aja yang patut mendapatkan perhatian khusus.

  1. Vitamin C dan AHA/BHA

Vitamin C merupakan asam yang bersifat aktif. Jika dikombinasikan dengan AHA/BHA jenis apapun bisa membuat struktur molekul asamnya menjadi tidak stabil, dan mengganggu keseimbangan pH kulit. By the end of the day, bahan-bahan yang semestinya bisa bermanfaat malah jadi tidak memiliki dampak apapun.

  1. Vitamin C dan Niacinamide

Keduanya sama-sama bisa menyamarkan bekas jerawat dan membantu penyembuhan kulit yang luka. Tapi ketika digabungkan, struktur rantai molekul vitamin C bisa dirusak oleh niacinamide.

  1. Retinol dan vitamin C

Jika vitamin C dan retinol digunakan bersamaan, kulit bisa mengalami pengelupasan, kemerahan, dan iritasi. Kombinasi keduanya juga menyebabkan kulit menjadi jauh lebih sensitif terhadap matahari. Retinol sebaiknya diaplikasikan malam hari sementara vitamin C bisa dipakai pada siang hari.

  1. Retinol dan AHA/BHA

Retinol mungkin memang bukan zat eksfoliasi tapi tetap memiliki kemampuan untuk mengelupas permukaan kulit dan merangsang regenerasi kulit. Penggunaan kedua bahan bersamaan akan mengakibatkan kulit kering dan teriritasi serta mengganggu keseimbangan kelembapan kulit dan berpotensi menyebabkan breakout jerawat.

  1. Glycolic acid dan salicylic acid

Kedua asam ini sangat mujarab dalam perkara mengangkat sel kulit mati tapi ketika dikombinasikan malah akan menyebabkan sensasi menyakitkan.

Penggunaan layer ingredients yang tidak tepat berisiko menyebabkan bruntusan.