Sekarang agak beda nih, kategori Must-try minggu ini.
Saya ga mau bahas merk produk. Saya mau bahas tumbler. Pasti udah sering denger kata ini kaaan? Mungkin Teman DRYD bahkan punya seenggaknya sebiji pasti deh, di rumah. Tapi tau ga, Teman-teman, kalo istilah itu awalnya ga merujuk ke sebuah botol minum ringan dengan ragam desain yang menggemaskan?
Tumbler mulanya digunakan untuk jenis gelas minum yang didesain tanpa pegangan tapi lengkap dengan tutup khusus yang pas. Bentuk gelas ini bagian bawahnya bisa cembung bisa lancip, intinya dia ga bisa ditaro gitu aja karena bakal terguling kalo ga terus dipegang. Makanya namanya tumbler, karena dia tumble, “tumbang”.
Naaah, baru deh, di jaman modern nama itu juga dipake buat menyebut bentuk botol minum yang ga kayak botol lazimnya.

Banyak tumbler lucu buat dijadiin pilihan.
Tumbler ini gunanya ga bisa dianggap enteng loh, ya.
Tumbler memungkinkan penggunanya untuk menghemat biaya karena dia bisa membatasi pengeluaran kita buat beli air minum kemasan. Emang sih, harga air minum kemasan ga segitu mahal—tapi itu kalo kita belinya satu ato dua aja. Coba deh, at least kita butuh 2 botol air kemasan dalam sehari. Kaliin aja biaya per hari itu selama sebulan. Kebayang dong, berapa banyak duit yang kepake buat minum doang? Ga lucu dong kerja sebulan gajinya abis beli air aja. Mau puasa aja sebulan full? Yakin? Dengan tumbler, kita tinggal memasak air hingga matang dan kemudian bisa dibawa ke mana aja. Ato, tinggal beli air kemasan besar untuk dibagi ke dalam tumbler.
Nih, beli air minum kemasan kan ga bisa beli airnya doang juga kan? Si botol plastik apa kabar? Ga disarankan loh, menggunakan kembali botol plastik transparan bekas air mineral. Akhirnya gimana? Dibuang, kan? Sampah lagi. Nanti banjir lagi. Ngomel lagi. Plastik kemasan air minum itu sulit didaur ulang secara alami loh, ya. Butuh ratusan tahun buat mengurai strukturnya. Yang bisa dilakukan cuma upcycle, yaitu make botol itu untuk tujuan selain minum. Tumbler relatif lebih ramah lingkungan karena biasanya terbuat dari bahan yang aman dan bisa digunakan berkali-kali dalam jangka waktu lama.
Menggunakan tumbler juga berarti kita ga perlu mikir ribet ketika kita jauh dari toko atau penjual air minum. Tinggal ambil botolnya, buka tutupnya, glek-glek-glek, babay haus deh.
Yang terakhir, dan mungkin yang paling penting, tumbler bisa dijadiin solusi buat mereka-mereka yang udah niat mau rajin minum air putih tapi adaaa aja halangannya. Yang malas lah, yang terlalu sibuk sampe ga sempet ambil minum lah, apa lah. Dengan tumbler dalam tas ato di genggaman, udah ga ada alesan lagi nih, buat ga minum air. Sewaktu-waktu haus atau udah jadwalnya minum air, tinggal samber aja tumbler-nya.

Stainless steel tumbler yang ramah lingkungan.
Tumbler stainless steel adalah mungkin yang paling recommended deh kalo soal jenis. Bahannya non-plastik, ada fitur insulasi yang bikin kita nyaman milih bawa air panas ato dingin, dan durable jadi ga gampang rusak. Tapi jangan ngasal ya. Kudu tau nih, apa aja yang harus diperhatikan ketika memilih tumbler stainless steel.
Pertama, cari tau gimana kerja fitur insulasi si tumbler. Perhatikan durasi suhu air ketika dimasukkan ke dalam tumbler. Ini berguna supaya kita juga bisa memilih tumbler yang pas sama kebutuhan kita sehari-hari.
Kedua, liat ukurannya. Ini hubungannya sama kenyamanan waktu menggenggam si tumbler. Karena ada kemungkinan isi tas ga mengijinkan si tumbler buat masuk, maka alternatifnya kan pasti akhirnya dipegang kan ya. Nah, tumbler harus bisa dibawa-bawa dengan tangan dengan nyaman, ga kegedean, ga kekecilan, ga terlalu berat juga.
Ketiga, periksa tutupnya. Pastikan konten tumbler ga rembes dari celah tutupnya waktu dimiringin. Kan berabe kalo pas dimasukin tas, isinya tumpe ke mana-mana. Pastiin juga tutup tumbler terbuat dari bahan yang mudah dicuci ketika ga lagi dipake.
Keempat, pastiin tumbler-nya berlabel food grade. Label ini menandakan bahwa produk yang dibeli itu bebas BPA jadi aman untuk dipakai sehari-hari.
Terakhir, pilih tumbler yang desainnya pas sama selera dan preferensi kita pribadi. Misalnya, nih, gambarnya lucu dan gue banget. Kenapa? Karena dengan begitu, kita jadi lebih excited buat bawa-bawa tumbler-nya ke mana-mana. Jadi, style-nya dapet, fungsinya juga ga ketinggalan.

Style dan fungsi sama-sama dapet.
Gitu deh, Teman DRYD. Saya sih selalu bawa tumbler di setiap kesempatan yang memungkinkan karena benda yang satu ini berguna banget buat saya untuk stay hydrated. So, it’s a must-try for me, indeed.